Rabu, 10 April 2013

Pantai Kartini

Tepat minggu tanggal 7 April kemaren punya kesempatan buat berkunjung ke Pantai Kartini, baru pertama kali sih,jadi ya cukup bertanya tanya dengan keindahan pantainya . Dari rumah tepat jam setengah 7 pagi, jadi jam 5 masih gelap-gelapnya dah siap siap ini itu,rempong deh ....

Kemaren naik bus ini, karena penyelenggaranya juga dari bus ini .



Perjalanannya cukup lama ternyata,dari setengah 7 berangkat,nyampe Jeparanya kira-kira jam setengah 1 an, lama bener kan.Padahal juga ga macet.Dan cerita yang cukup memprihatinkan di jalanan  sempet hampir mabuk,penyebabnya ketika sebelum berangkat udah sarapan sepiring,xixixixixi.Tapi tak papalah cukup seru kog.Dalam perjalanan ,itu belum nyampe tujuan lho,kita kita udah turun d pom bensin dan masjid nyampe 3 kali,heboh bener,artinya dikit dikit pengen ke kamar mandi.Mungkin itulah salah satu yang menyita waktunya.

Selanjutnya tujuan utamanya adalah Pantai Kartini di Jepara trus dilanjutkan perjalanan kedua ke Lawang Sewu di Semarang.



Nyampe Pantai Kartininya sekitaran jam setengah 1 an kayagnya, diberi waktu sampai jam 3 supaya bisa lanjut ke Lawang Sewu. Akhirnya capcus deh kita di Pantai Kartini. Sayang,keadan kurang begitu mendukung,hujan gerimis rintik-rintik gitu ditambah tidak bawa payung,lengkap sudah.Bukan menjadi masalah, tetep kita langsung pesen tiket perahu,ga tau sih itu bahan bakarnya apa,padahal posisi gerimis.Ga kepikiran di tengah lautan ada waktu gerimis,ombaknya juga gimana.Tapi tetep semngat 45. 1 orangnya dikenakan biaya 12.500 rupiah,kemaren ber 4 jadinya 50 ribu. Kata bapaknya yang mengemudikan itu Perahu jarak tempuhnya sekirtar 10-15 menitan,disana kita akan melihat SEbuah Pula namanya Pulau Panjang, disitu pulau dengan pasir putihnya,Bagi yang mau turun boleh turun .

Pemimpinku adalah Panutanku

Dalam sebuah kerangka organisasi , sebuah pekerjaan , dan sebuah kelompok sosial di dalamnya pasti terdapat sebuah pemimpin,yang berfungsi sebagai ujung tombak dari permasalahan yang ada dalam sebuah kelompok itu sendiri.

Sedangkan sebuah kepimpinanan adalah bagaimana seorang pimpinan itu sendiri bisa mengatur bawahannya dengan cara berfikirnya beliau. Tidak mudah memang untuk bisa dikatakan seseorang itu menjadi pemimpin yang bijak,bijak dalam pembawaannya,bijak dalam memutuskan sebuah permasalah,dan yang terpenting dan terkdang sulit adalah ketika seorang pemimpin harus bijak dalam mecari solusi dari sebuah permasalahan yang ada.

Bahkan menurut berbagai tokoh kepemimpinan dapat didefinikasikan sebagai berikut :

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

·         Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
·         Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
·         Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).

Dan ternyata dapat disimpulkan menjadi seorang pimpinan itu tidak begitu mudah ,selain dia harus membuat perencanaan yang matang bagi suatu pekerjaannya,dia juga masih mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap bawahannya.